Nak, tolong browsing-in Papa "filosofische grondslag; landasan/dasar negara". Itu tulisannya yang benar pakai “f” atau “ph”?
Nak, gimana cara baca “Deustchland über alles”? (*He asked me because I was learning German during my first college year. And he always wants to make sure that everything he said to others; either to his students or colleagues, or else, is the correct one)
Nak, apa bahasa Arabnya “kagum” as in kalimat "mysterium tremendum et fascinans"-nya Rudolf Otto. Coba cari di internet.
Mbak, bahasa Inggrisnya “ingus” dan “upil” apaan sih?
Mbak, gimana spelling “collection”, “c” atau “l”nya yang dobel?
Mbak, ini gimana sih soal “limit”. Kok jawaban hitunganku sama contoh soalnya beda banget ya?
Pertanyaan-pertanyaan seremeh “upil” ataupun “ingus” dalam
bahasa Inggris sampai seberat “limit dan derivat” seperti pada contoh di atas
adalah konsumsi harianku di rumah. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu bisa jadi
berlanjut ke gelak tawa sontakku, ledekan khas keluarga, diskusi seru, atau
eksplanasi ayahku pada materi kuliah atau kajian yang sedang diketiknya.
Begitulah suasana harian di rumahku. Itu belum apa-apa. Suasana akan bertambah
hangat ketika keluarga muda itu bergabung. Ya, keluarga kecil adikku. Gema,
Ivo, dan si kecil Shofiya yang sedang heboh membeo dan berceloteh. Seru. Rame.
Hidup.
